Lanjut ke konten

PENJAGAAN ISLAM TERHADAP WANITA

30 Desember 2013

Oleh: Said Yai[1]

 

LAFAZ HADITS

عَنْ حَمْزَةَ بْنِ أَبِى أُسَيْدٍ الأَنْصَارِىِّ عَنْ أَبِيهِ أَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَقُولُ وَهُوَ خَارِجٌ مِنَ الْمَسْجِدِ فَاخْتَلَطَ الرِّجَالُ مَعَ النِّسَاءِ فِى الطَّرِيقِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- لِلنِّسَاءِ:

(( اسْتَأْخِرْنَ فَإِنَّهُ لَيْسَ لَكُنَّ أَنْ تَحْقُقْنَ الطَّرِيقَ, عَلَيْكُنَّ بِحَافَاتِ الطَّرِيقِ )). فَكَانَتِ الْمَرْأَةُ تَلْتَصِقُ بِالْجِدَارِ حَتَّى إِنَّ ثَوْبَهَا لَيَتَعَلَّقُ بِالْجِدَارِ مِنْ لُصُوقِهَا بِهِ.

 

Diriwayatkan dari Hamzah bin Abi Usaid Al-Anshari dari ayahnya (Abu Usaid Al-Anshar radhiallahu ‘anhu) bahwasanya ia mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda ketika beliau sedang keluar dari masjid (dan melihat) laki-laki dan perempuan bercampur baur di jalan, maka beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepada para wanita), “Mundurlah! Sesungguhnya bukan hak kalian berjalan di tengah jalan. Hendaklah kalian  berjalan di pinggir jalan.” (Abu Usaid Al-Anshary radhiallahu ‘anhu) berkata, “maka para wanita mendekatkan dirinya ke tembok sampai-sampai baju mereka terkait  tembok karenanya.

Read more…

HINANYA PROFESI PENGEMIS

30 Desember 2013

Oleh: Said Yai Ardiansyah, Lc., M.A.[1]

Akhir-akhir ini marak sekali pemberitaan tentang pengemis. Pengemis menyebar di mana-mana. Apalagi di wilayah perkotaan. Banyak orang yang tidak memiliki rasa malu untuk mengemis, padahal badan mereka terlihat sangat kuat untuk bekerja.

Ketika seorang pengemis ditanya tentang penghasilan perbulan mereka, maka kebanyakan mereka menjawab bahwa penghasilan mereka melebihi gaji para PNS. Subhanahu wa ta’ala, hanya dengan cara ringkas, menengadahkan tangan di hadapan orang-orang, mereka bisa memiliki penghasilan melebihi orang-orang yang bekerja keras.

Bagaimana sebenarnya Islam memandang hal tersebut? Halalkah berprofesi sebagai pengemis? Apakah mengemis termasuk perbuatan dosa? Insya Allah permasalah ini dijawab pada artikel ini.

Tercelakah mengemis?

Read more…

Hadits Jabir tentang Qurban Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam

30 Desember 2013

Oleh: Said Yai, M.A.

 

Lafaz Hadits

عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ شَهِدْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- الأَضْحَى بِالْمُصَلَّى فَلَمَّا قَضَى خُطْبَتَهُ نَزَلَ مِنْ مِنْبَرِهِ وَأُتِىَ بِكَبْشٍ فَذَبَحَهُ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- بِيَدِهِ وَقَالَ:  (( بِسْمِ اللَّهِ وَاللَّهُ أَكْبَرُ هَذَا عَنِّى وَعَمَّنْ لَمْ يُضَحِّ مِنْ أُمَّتِى )).

“Diriwayatkan dari Jabir bin ‘Abdillah radhiallahu ‘anhu bahwasanya dia berkata, “Saya menghadiri shalat idul-Adha bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam di mushalla (tanah lapang). Setelah beliau berkhutbah, beliau turun dari mimbarnya dan didatangkan kepadanya seekor kambing. Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam  menyembelihnya dengan tangannya, sambil mengatakan: Dengan nama Allah. Allah Maha Besar. Kambing ini dariku dan dari orang-orang yang belum menyembelih di kalangan umatku.”

Takhrij Hadits

Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam musnadnya no. 11051, Imam Abu Dawud dalam sunannya no. 2812, Imam At-Tirimidzi dalam sunannya no. 1521 dan yang lainnya. Imam At-Tirmidzi mengatakan, “Hadits ini gharib.” Syaikh Al-Albani menshahihkan Hadits ini dalam Shahih Sunan Abi Dawud dan lainnya.

Faidah-faidah Hadits

Read more…

Di Antara Keutamaan dan Adab Puasa

30 Desember 2013

Oleh: Said Yai

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ ، رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، يَقُولُ: قَالَ رَسُولُ اللهِ -صلى الله عليه وسلم-: قَالَ اللَّهُ: ((كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ إِلاَّ الصِّيَامَ فَإِنَّهُ لِيْ وَأَنَا أَجْزِي بِهِ, وَالصِّيَامُ جُنَّةٌ، وَإِذَا كَانَ يَوْمُ صَوْمِ أَحَدِكُمْ فَلاَ يَرْفُثْ، وَلاَ يَصْخَبْ, فَإِنْ سَابَّهُ أَحَدٌ، أَوْ قَاتَلَهُ فَلْيَقُلْ: إِنِّي امْرُؤٌ صَائِمٌ, وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ لَخُلُوْفُ فَمِ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللهِ مِنْ رِيْحِ الْمِسْكِ, لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ يَفْرَحُهُمَا إِذَا أَفْطَرَ فَرِحَ، وَإِذَا لَقِيَ رَبَّهُ فَرِحَ بِصَوْمِهِ.))

Arti Hadits:

Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu dia mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Allah berkata, ‘Setiap amalan anak Adam adalah untuknya sendiri kecuali puasa. Sesungguhnya puasa adalah untuk-Ku dan Aku-lah yang akan membalasnya. Puasa adalah perisai. Apabila pada suatu hari seseorang di antara kalian berpuasa, maka dia tidak boleh berkata kotor dan tidak boleh berteriak (yang sia-sia). Apabila seseorang mulai mengejek atau mengajaknya berkelahi, maka katakanlah: Sesungguhnya saya adalah orang yang sedang berpuasa. Demi yang jiwa Muhammad ada di tangannya. Perubahan bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada minyak misk/kesturi. Orang yang berpuasa memiliki dua kegembiraan yang membahagiakan dirinya. Apabila dia berbuka maka dia senang (dengan buka puasanya) dan apabila dia bertemu dengan Rab-nya, maka dia akan senang dengan puasanya.’.”

Read more…

BULAN MUHARRAM DAN KEUTAMAAN BERPUASA DI DALAMNYA

30 Desember 2013

Oleh: Said Yai Ardiansyah, Lc., M.A.

Lafaz Hadits

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ – رضى الله عنه – قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم-: ((أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ, وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلاَةُ اللَّيْلِ)).

Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu bahwasanya dia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Se-afdhal-afdhal puasa setelah (puasa) Ramadhan adalah (puasa) di bulan Allah, Al-Muharram. Dan se-afdhal-afdhal shalat setelah shalat fardhu adalah shalat malam.”

Takhrij Hadits

Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Muslim no. 1163/2755, Imam Abu Dawud no. 2431, Imam An-Nasai no. 1613, Imam At-Tirmidzi no. 438 dan yang lainnya. Hadits ini shahih.

Faidah-faidah Hadits

Read more…

Bercanda Pun Ada Adabnya

30 Desember 2013

Oleh: Said Yai

Apakah Anda termasuk orang yang suka bercanda? Ataukah Anda adalah orang yang sangat serius dan tidak suka bercanda? Apakah Anda termasuk orang yang banyak tertawa? Ataukah Anda termasuk orang yang tidak sering tertawa?

Manusia diciptakan oleh Allah dengan berbagai watak dan perilaku. Kita tidak bisa menyalahkan sepenuhnya orang yang memiliki watak demikian. Karena tertawa adalah fitrah manusia, yang tidak diberikan kepada hewan. Apakah pembaca pernah mendapatkan hewan yang tertawa? Jujur saja penulis sendiri belum pernah mendapatkannya. Mungkin, kalau pun ada itu hanya terjadi pada momen-momen tertentu dan sangat jarang sekali.

Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam pernah memberikan beberapa nasihat kepada Abû Hurairah radhiallâhu ‘anhu, di antara nasihat tersebut adalah perkataan beliau:

(( وَلاَ تُكْثِرِ الضَّحِكَ, فَإِنَّ كَثْرَةَ الضَّحِكِ تُمِيتُ الْقَلْبَ.))

“Janganlah banyak tertawa! Sesungguhnya banyak tertawa akan mematikan hati.”[1]

Apakah Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam tidak pernah tertawa?

Read more…

BEKERJALAH WAHAI PENGANGGURAN

30 Desember 2013

Oleh: Said Yai Ardiansyah, Lc., M.A.[1]

Sungguh sangat disayangkan sekali, banyak pengangguran di negeri kita ini. Para pelajar yang belajar di berbagai jenjang pendidikan, ketika lulus dari sekolah atau tempat dia belajar justru bukan “melahirkan” para pekerja atau pengusaha, tetapi justru “melahirkan” para pengangguran. Bagusnya suatu sekolah atau kuliah, ternyata bukan menjadi jaminan para pelajar tersebut akan bisa bekerja, berketerampilan yang baik atau membuka peluang usaha.

Banyak lembaga pendidikan justru mengajarkan pelajarnya untuk menjadi buruh atau pegawai. Sehingga kita dapatkan para pelajar mengatakan bahwa kami sedang menganggur, ketika lulus dari sekolah atau kuliah, jika mereka tidak mendapatkan pekerjaan.

Padahal pekerjaan bukan hanya menjadi pegawai atau buruh. Pekerjaan yang halal sangat banyak sekali. Bahkan kalau kita perhatikan di masyarakat kita, yang bekerja sebagai pegawai hanya sebagian saja. Ada yang bekerja di bidang pertanian, perkebunan, perikanan, perdagangan, transportasi, komunikasi, jasa dll.

Read more…

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 36 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: