Skip to content

Bagaimana Cara Mengatasi Gejolak Syahwat bagi Pemuda?

4 June 2016

Pertanyaan:

Assalamu’alaikum Ustadz, mohon pencerahannya karena seumuran kami para remaja 15 tahun ke atas itu syahwat semakin bergejolak terutama pada umur 17. kami takut terkena fitnah syahwat. Apakah nikah muda bisa sebagai solusi? Mohon penjelasannya and ditempel diedisi mendatang yach. Syukran

08211959XXXX

 

Jawaban:

Bismillah. Alhamdulillah washshalatu wassalam ‘ala Rasulillah.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menganjurkan kepada para pemuda agar mereka segera menikah:

يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ مَنِ اسْتَطَاعَ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ ، وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاء.

“Wahai para pemuda! Barang siapa yang memiliki kemampuan maka menikahlah! Sesungguhnya itu lebih kuat untuk menahan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Barang siapa yang belum mampu maka dia harus berpuasa. Sesungguhnya itu adalah pelindung untuknya.”[1]

Pada hadits di atas terdapat anjuran dari Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam untuk segera menikah, karena dengan menikah seseorang memiliki penawar syahwatnya. Akan tetapi, jika belum sanggup untuk menikah karena berbagai macam alasan, maka dia harus mencari sebab agar bisa terhindar dari dosa zina dengan segala bentuknya.

Rasulullah shallahu ‘alaihi wa sallam menyuruh orang yang belum sanggup menikah untuk berpuasa, karena itu lebih kuat untuk bisa menjaga pandangan dan bisa menjaga kemaluannya dari perbuatan zina.

Selain berpuasa, maka pemuda yang syahwatnya sudah mulai bergejolak bisa menempuh cara-cara lain sebagai berikut:

  1. Menundukkan pandangan dan menjaga pandangan dari melihat aurat wanita

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

“Katakalah kepada laki-laki yang beriman agar mereka menundukkan dari pandangan-pandangan mereka dan menjaga kemaluan-kemaluan mereka. Itu lebih suci untuk mereka. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang mereka kerjakan.” (QS An-Nur: 30)

Inilah yang harus dilakukan. Kaum lelaki harus menjaga pandangan dari melihat wanita yang tidak halal untuknya, baik secara langsung maupun melalui perantaraan media dan alat elektronik.

  1. Tidak berdua-duaan dengan wanita yang bukan mahramnya
  2. Tidak bersentuhan dengan yang bukan mahram
  3. Meminimalisir pembicaraan dengan lawan jenis kecuali sangat diperlukan
  4. Tidak mendengarkan lagu atau musik yang memancing syahwat.
  5. Menyibukkan diri dengan ibadah dan hal-hal yang bermanfaat dan selalu merancang apa hal yang harus dilakukan jika memiliki waktu kosong.

Dengan demikian, para pemuda insya Allah bisa mengontrol syahwatnya hingga dia memiliki kemampuan dan kesiapan untuk menikah.

 

[1] HR Al-Bukhari no. 5066 dan Muslim no. 1400.

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: